pertemuan 2


PERTEMUAN KE-2
1.      Berikan contoh etika atau pelanggaran berinternet yang andaketahui dalam :
a.       Berkirim surat melalui email
b.      Berbicara dalam chatting
2.      Jelaskan berbagai macam kegiatan apa saja yang bisadilakukan pada dua kegiatan diatas
3.      Jelaskan apa yang dimaksud dengan “proses professional” dalam mengukur sebuah profesionalisme

Jawaban
1.      Contohpelanggaranberinternet
a.      Berkirimsuratmelalui email
Ø  Email Spam.
Ø  Email Bomb.
Ø  Email Porno.
Ø  Penyebaran Virus Melalui Attach Files ,
Ø  MembuatSebuahInformasi yang BersifatProvokatif,
Ø  MenyiarkanUlangTulisanTanpaIjin.
b.      Berbicaradalam chatting
Ø  MengeluarkanPernyataan yang Berbau SARA (Suku, Agama, Rasdanantargolongan)
Ø  PenulisanKalimatMenggunakanHurufKapital.
Ø  Merusak Nama Baik,
Ø  MenyarankanTindakanMelanggarHukum.
Ø  Menyebarkan Hal-hal yang BerbauKekerasan.

2.      Berbagaimacam  kegiatan yang bisadilakukan  padaduakegiatantersebut.
a.      PadaEmail
Ø  Email Spam
Spamming adalahpengiriman email secaraberulang-ulangdengantopikberbedaatausama. Orang yang menerima spam iniakanjengkel, karenabisanyaisinyamenawarkaninformasi, produkataujasa yang sebenarnyatidakkitabutuhkan.
Ø  Email bomb
Adalahsuatucarauntukmembuat server menjadi down. Email bomb inidilakukandengancaramengirimkansuatu email secaraserempakdandalamjumlahdanisi yang sama.Email bomb inimenggunakankode-kode program yang menggunakan statement looping/perulangansehingga email yang seharusnyadikirimsekali, menjadidikirimberkali-kali sehinggamengakibatkandownnya server tersebut.
Ø  Email Porno
Menyebarkanmateridanbahasa yang bersifatpornografidantidaketis. Merupakansuatupelanggaranterhadapetikadalamberinternetsertasudahmelanggarnorma agama.
Ø  Penyebaran Virus MelaluiAttach File
Sudahmulaiberkurangkarenaadanyafasilitas scanning virus melalui attach file. Tapiinibisasajaterjadikarenatidaksemua antivirus bisamendeteksijutaan virus yang sudahberedarini. Hal ini tentu saja melanggar etika karena telah menyebarkan virus melalui media email.


Ø  MembuatSebuahInformasi yang BersifatProvokatif
Misalnyakepadasekelompok orang dikarenakankepentingantertentuolehprovokatortersebut.
Ø  MenyiarkanUlangTulisanTanpaMendapatIjin
Menyiarkanulangtulisanatau media apapun yang belummendapatizindari orang ataulembaga yang memilikihakpenerbitan yang sah.
b.      PadaChatting
Ø  MengeluarkanPernyataan yang Berbau SARA (Suku, Agama, Rasdanantargolongan).
Mengeluarkansebuah statement yang sensitive danmembuat orang lain yang memilikilatarbelakang SARA yang berbedamenuaiproteskarenaterdapatunsur  pelecehannamabaik. SARA inidapatmenyebabkanperkelahiansampaipadapertumpahandarah. Tidakdapat di pungkirilagibahwa SARA inimerupakanpelanggarandalamberinternet, padakasus kali inikitamelakukansuatutindakan/perkataan yang mengundang SARA di suatu room chatting. Tentusajabanyak para user-user di room tersebut yang terpancingemosinyaataumerasaterganggu. Oleh karena itu, hal-hal yang berbau SARA harus kita hindari dalam berinternet ini.
Ø  PenulisanKalimatMenggunakanHurufKapital.
Karenapenggunaankarakterhurufbisadianalogikandengansuasanahatisipenulis. Hurufkapitalmencerminkanpenulis yang sedangemosi, marahatauberteriak. Namunadakalanyahurufkapitaldapatdigunakanuntukmemberipenegasanmaksud. Tetapi  yangharusdicatat, penggunaanpenegasanmaksudinisecukupnyasaja, satu-dua kata danjangansampaiseluruhkalimat/paragraf.
Ø  Merusak Nama Baik
Sepertihalnyamenggunakan kata-kata yang tidaksenonoh (tidaksopan) sertamengancam, melecehkanataumenghina orang lain. 
Ø  MenyarankanTindakanMelanggarHukum
Sepertiberdiskusi yang mengarahkanpadatindakanmelanggarhukum. Misalnyakorupsi, untukkepentinganpribadimaupunkelompok.
Ø  Menyebarkan Hal-hal yang BerbauKekerasan
Sepertimemberikaninformasi yang bersifatkekerasan yang takutnyamalahmenjadicontohbagi orang lain untukmelakukanya juga.
3.      “Proses Professional” dalammengukursebuahprofesionalisme
Proses profesionalatauprofesionalisasi adalah proses evolusi yang menggunakanpendekatanorganisasidansistematisuntukmengembangkanprofesikearah status profesional.
Sebelummengukurprofesionalisme, harusdipahamiterlebihdahulubahwaprofesionalismediperolehmelaluisuatu proses. Proses tersebutdikenaldenganistilah proses profesional. Proses profesionalatauprofeionalisasiadalah proses evolusi yang menggunakanpendekatanorganisasidansistematisuntukmengembangkanprofesikearah status profesional.
Untukmengukursebuahprofesionalisme, tentunyaperludiketahuiterlebihdahulustandarprofesional. Ada empatperspektifdalammengukurprofesionalismemenurutGilley danEnggland(1989)yaitu:
a.       Pendekatanberorientasifilosofis
pendekatanlambangprofesional, pendekatansikapIndividudanelectic.
b.      Pendekatanperkembanganbertahap
individu(denganminatbersama)berkumpul, kemudianmengidentifikasiandanmengadopsiilmu, untukmembentukorganisasiprofesi, danmembuatkesepakatanpersyaratanprofesi, sertamenentukankodeetikuntukmerevisipersyaratan.
c.       Pendekatanberorientasikarakteristik
etikasebagaiaturanlangkah- langkah, pengetahuan yang terorganisasi, keahliandankopentensikhusus, tinggkatpendidikan minimal, setifikasikeahlian.
d.      Pendekatanberorientasi non- tradisional
mampumelihatdanmerumuskankarakteristikunikdankebutuhansebuahprofesi.


Komentar